Susun Standar Pembelajaran Klinik Keperawatan Jiwa, RSJS Adakan PRE – WORKSHOP

August 3, 2016

MAGELANG – Para pembimbing klinik keperawatan jiwa RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang tengah serius mempersiapkan standar pembelajaran klinik keperawatan jiwa yang akan digunakan sebagai bahan workshop yang akan diselenggarakan pada bulan September mendatang.

DSC_0405Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa ( 2/8 ) menggunakan lokasi gedung diklat RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang dan diikuti oleh 39 pembimbing klinik yang ada saat ini. Dalam diskusi tersebut dibagi menjadi empat kelompok untuk mewakili tiga jenjang pendidikan yakni D3 Keperawatan, S1 Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners.

DSC_0402Pre-workshop ini diadakan dengan tujuan menyusun draft standar pembelajaran klinik keperawatan jiwa RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang edisi 2016 sehingga dalam workshop yang akan digelar September mendatang dapat melahirkan standar pembelajaran yang berkualitas.

DSC_0408Seperti yang telah diketahui bersama bahwa RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang merupakan fasilitas pelayanan kesehatan jiwa, telah menjadi wahana pembelajaran klinik keperawatan jiwa bagi mahasiswa-mahasiswa dari institusi pendidikan jejaring.  Hal tersebut tentunya menuntut RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang untuk memiliki sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang memenuhi standar, agar mampu memfasilitasi pembelajaran klinik keperawatan jiwa secara optimal.

DSC_0410Salah satu sarana yang harus disiapkan oleh RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang adalah Standar Pembelajaran Klinik Keperawatan Jiwa, yang senantiasa di-update secara berkesinambungan. Dimana pada bulan September 2016 telah diagendakan Workshop Standar Pembelajaran Klinik Keperawatan Jiwa guna meng-update standar tersebut sesuai perkembangan ilmu dan teknologi keperawatan jiwa terkini, dengan melibatkan seluruh institusi pendidikan jejaring.

DSC_0444Berdasarkan kurikulum pendidikan keperawatan, baik jenjang profesi maupun vokasi, bahwa setelah mahasiswa memperoleh pembelajaran keperawatan jiwa di kelas dan laboratorium, maka mahasiswa akan menjalani proses pembelajaran klinik di fasilitas pelayanan kesehatan jiwa, sehingga mahasiswa memiliki kompetensi yang memadai untuk memberikan asuhan keperawatan jiwa secara profesional.

Asuhan keperawatan jiwa profesional merupakan kegiatan melaksanakan asuhan keperawatan kepada pasien gangguan jiwa, baik secara individu ataupun kelompok berdasarkan ilmu dan kiat keperawatan. Asuhan keperawatan dilaksanakan dengan menggunakan metode penyelesaian masalah secara ilmiah (scientific problem solving), dengan landasan ilmu dan teknologi keperawatan, serta menggunakan ketrampilan profesional keperawatan yang mencakup ketrampilan intelektual, teknikal dan interpersonal yang dilandasi etika profesi keperawatan.

Dalam diskusi yang dilaksanakan selama satu hari penuh tersebut para pembimbing klinik berhasil menyusun draft – draft penting diantaranya adalah mengidentifikasi topik-topik yang perlu di-update dalam standar pembelajaran klinik keperawatan jiwa, menyusun draft standar pembelajaran klinik keperawatan jiwa untuk jenjang D3 keperawatan, S1 keperawatan, dan pendidikan profesi Ners, serta menyusun draft standar pembelajaran klinik keperawatan jiwa dalam konteks Manajemen Krisis / Unit Perawatan Intensif.

Posted in Blog, Event by Administrator RSJS

Leave a Comment