Apakah Kepribadian dapat diubah ?

June 22, 2017

Pada saat sesi konsultasi Psikologi di ruang praktek, saya sering kali menjumpai pertanyaan :

  • “ Ibu, apakah saya bisa merubah kepribadian saya lebih baik agar saya berhasil di kuliah nanti ?“
  • “ Pribadi suami saya dapat diubah tidak ya, Bu? Agar lebih care dengan saya dan anak-anak.“
  • “ Apakah anak remaja saya yang “membangkang” ini dapat dirubah, Bu ?”
  • “ Bagaimana ya, Bu, merubah anak batita saya yang pemalu menjadi lebih percaya diri ?”
  • … dan seterusnya.

 

Pertanyaan-pertanyaan tersebut hanya sebagian dari pertanyaan yang dilontarkan pada saya sepanjang saya praktik psikologi. Sebenarnya apa sih kepribadian itu ? Seringnya masyarakat awam menyamakan kepribadian itu dengan karakter. Memang kepribadian dan karakter sulit untuk dipisahkan karena keduanya memiliki hubungan yang saling berkaitan satu sama lainnya. Perbedaannya adalah karakter merupakan tindakan yang sesuai dengan nilai-nilai tertentu yang melekat pada diri seseorang yang merupakan suatu kebiasaan yang dibawa sejak lahir, sedangkan kepribadian dapat dipelajari. Oleh karenanya karakter seseoranglah yang membentuk kepribadiannya. Secara umum, kepribadian merupakan integrasi dari keseluruhan kecenderungan seseorang untuk berperasaan, berkehendak, berpikir, bersikap, berperilaku dan berbuat sesuai dengan pola perilaku seseorang.

Menurut Carol Dweck (2008), merubah karakter seseorang memang sulit (misalnya karakter tertutup, penurut), namun ia percaya bahwa jika ingin merubah kepribadian maka yang perlu diubah adalah pola-pola perilaku, kebiasaan dan keyakinan diri merupakan kunci utama dalam perubahan kepribadian seseorang. Untuk lebih memahaminya kita harus memahami apa pembentuk kepribadian. Teori Nature VS Nurture merupakan teori pertama yang menjelaskan bahwa kepribadian dipengaruhi oleh bawaan lahir atau dibentuk oleh lingkungan. Faktor bawaan adalah segala sesuatu yang dibawa anak sejak lahir. Sedangkan faktor lingkungan adalah segala sesuatu yang berasal dari luar diri seseorang. Misalnya saja, keadaan masyarakat, kebudayaan, lingkungan pergaulan, dan lain sebagainya.

Hingga saat ini teori yang lebih berkembang adalah bawaan lahir penting, namun beberapa penelitian membuktikan bahwa kepribadian dibawa oleh interaksi kita dengan lingkungan.

Dweck menekan kepribadian dapat diubah dengan meningkatkan kualitas :

  1. Sistem Kepercayaan dan Keyakinan diri. Menurut Dweck sistem ini memerankan peranan vital dalam membentuk kepribadian seseor
  2. Tujuan dan Strategi Penyelesaian Masalah memainkan peranan utama dalam berkembangnya kepribadian seseor

Interaksi kedua hal ini dapat dicontohkan sebagai berikut :

Jika Anda yakin intelegensi Anda berada dalam level tertentu saja kemudian Anda tidak berupaya untuk melangkah lebih mendalami apa pemikiran Anda. Intelegensi Anda akan tetap stagnan di level tersebut. Namun jika Anda secara kritis memahami bahwa kemampuan intelegensi Anda akan lebih optimal dengan percaya bahwa belajar enjoy di sekolah membuat otak terkoneksi sehingga mengoptimalkan kerja kemampuan kita, tidak hanya intelegensi namun perkembangan kepribadian kita. Hal ini secara tidak langsung akan merubah potensi kepribadian kita menjadi lebih optimal.

Jadi apa saja yang dapat kita lakukan agar kepribadian kita berubah ?

  •  Fokus dalam merubah kebiasaan.

Kebiasaan adalah sesuatu yang dapat dipelajari, sehingga dengan merubah kebiasaan-kebiasaan yang dianggap kurang baik dimasa lalu secara tidak langsung merubah kepribadian. Meskipun itu tidak mudah membutuhkan waktu dan usaha yang serius secara terus-menerus.

  • Rubahlah Cara berpikir dan Keyakinan terhadap diri Sendiri.

Jika kita percaya tidak dapat berubah maka tentu tidak akan berubah. Mencoba mengembangkan keyakinan personal untuk mengubah diri menjadi point penting dari perubahan kepribadian itu sendiri.

  • Fokus pada Proses.

Fokus pada usaha, bukan hasil, akan lebih mudah untuk mendapatkan pengalaman nyata dari perubahan dan pertumbuhan kepribadian yang diinginkan.

  • Motivasi Tinggi untuk Berubah.

Motivasi dalam diri adalah motivasi paling kuat untuk berubah.

Merubah kepribadian itu tidak mudah, namun dengan merubah keberfungsisn diri Anda secara nyata terkait dengan apa yang Anda pikir dan tindakan yang Anda lakukan dapat merubah kepribadian diri Anda dalam kehidupan sehari-hari.

 

Oleh : Ni Made Ratna Paramita, M.Psi — Psikolog RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang

 

 

 

 

Please follow and like us:
RSS
Facebook
Facebook
Instagram
Posted in Artikel by AdminRSJ

Leave a Comment