Jaga Kualitas Pelayanan Keperawatan Jiwa, RSJS Magelang Adakan Pelatihan Terapi Aktivitas Kelompok

July 8, 2017

MAGELANG – Sejumlah 60 perawat dari perwakilan seluruh ruang perawata rawat inap jiwa RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang tampak antusias mengikuti pelatihan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) yang diselenggarakan di Gedung Aula Diklat RSJS Magelang pada Jumat (7/7).

Pelatihan ini diselenggarakan dua hari yaitu Jumat – Sabtu, 7 & 8 Juli 2017 dengan menghadirkan Prof. Budi Anna Keliat, S.Kp., M.App.Sc yang merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia sebagai narasumber.

Disamping melaksanakan kegiatan TAK di ruang perawatan jiwa dengan benar, pelatihan ini juga diharapkan menjadi wahana bagi peserta untuk dapat menyerap ilmu terkini sehingga mereka mampu mendeskripsikan pengertian, manfaat, dan tujuan TAK, mampu menjelaskan macam-macam dan tahapan TAK, serta mampu melaksanakan TAK dengan benar. Secara umum Inhouse Training TAK dapat memberikan support ilmu bagi peningkatan kemampuan SDM RSJS Magelang terutama perawat dalam melaksanakan TAK bagi perawat di ruang perawatan jiwa.

Direktur medik dan keperawatan RSJS Magelang, dr Nur Dwi Esthi, Sp.KJ dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan TAK sangat penting sekali untuk menunjang kualitas pelayanan keperawatan jiwa di RSJS Magelang. “ Pelatihan ini akan dilangsungkan selama dua hari dan dalam dua hari tersebut akan sangat padat dengan ilmu, jadi mohon untuk semua peserta dapat menjaga fokus dan menjaga kesehatan selama mengikuti pelatihan ini”, pintanya

Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) merupakan salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama. Aktivitas digunakan sebagi terapi, dan kelompok digunakan sebagai target asuhan. TAK merupakan bagian dari terapi modalitas dalam asuhan keperawatan khususnya dalam memberikan tindakan keperawatan jiwa.

Kelompok adalah kumpulan yang memilki hubungan satu dengan yang lain, saling bergantung, dan mempunyai norma yang sama. Anggota kelompok mungkin datang dari berbagai latar belakang yang harus ditangani sesuai dengan keadaannya, seperti agresif, takut, kebencian, kompetitif, kesamaan, ketidaksamaan, kesukaan, dan menarik. Semua kondisi ini akan mempengaruhi dinamika kelompok, ketika anggota kelompok memberi dan menerima umpan balik yang berarti dalam berbagai interaksi yang terjadi dalam kelompok. (why)

Subbag Hukum, Organisasi & Humas
RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang
Telp : 0293 363601, 363602 ekstensi 133
Fax : 0293 365183
Email : [email protected]

Please follow and like us:
RSS
Facebook
Facebook
Instagram
Posted in Blog, Event by Administrator RSJS

Leave a Comment