Consultation of Liaison Psychiatry Perpendek Hari Rawat

April 30, 2018

MAGELANG – Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang menjadi tuan rumah Workshop Nasional Consultation of Liaison Psychiatry dengan tema “Holistic care With Team Based Approach” selama dua hari (28-29/4) bertempat di gedung Aula Diklat RSJS Magelang yang diikuti oleh sekitar 160 orang dari berbagai profesi tenaga kesehatan yang berasal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia.

Workshop ini terselenggara atas kerjasama antara Seksi Psikiatri Konsultasi dan Liaison bersama dengan RSJS Magelang dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi Psikiater, Dokter Umum, Perawat dan Psikolog dalam tatalaksana pasien dengan kondisi komorbiditas dengan cara kolaborasi secara multidisiplin.
Narasumber yang dihadirkan juga berasal dari multidisiplin ilmu mulai dari Ilmu penyakit dalam, penyakit saraf, kebidanan dan kandungan, kesehatan jiwa, bedah, anestesi, perawat liaison serta psikolog klinis. Acara dibuka oleh Plh Direktur Utama RSJS Magelang yang kemudian diikuti dengan kuliah Etika Kedokteran oleh Ketua IDI Kota Magelang dan dilanjutkan oleh ketua Seksi Psikiatri Konsultasi dan Liaison, Prof. Dr. Syamsul Hadi,dr.,Sp.KJ(K) dengan judul Konsep umum Consultation Liaison Psychiatry (CLP).

Dalam Sambutannya, Plh Direktur Utama dr. Nur Dwi Esthi, Sp.KJ menyampaikan rasa terimakasih kepada seksi Psikiatri Konsultasi dan Liaison karena RSJS Magelang telah dipilih untuk menggelar acara bertaraf nasional. “ Saya berharap semoga dengan diselenggarakannya workshop CLP di RSJS Magelang ini dapat mendorong pelaksanaan penerapannya di RSJS Magelang ini “.

Ketua Seksi Psikiatri Konsultasi dan Liaison, Prof. Dr. Syamsul Hadi,dr.,Sp.KJ(K) juga berkesempatan memberikan pemahaman kepada awak media pada jumpa pers tentang hubungan kesehatan jiwa dan kesehatan fisik yang menjadi dasar konsep CLP. Ia berharap dengan penerapan CLP di rumah sakit dapat memperpendek waktu rawat bagi pasien. Ia memberikan contoh nyata ketika seorang pasien datang ke rumah sakit mengeluhkan penyakit maagnya yang sudah lama tidak kunjung sembuh. “Disinilah dibutuhkan metode CLP yang nantinya akan ada kolaborasi antara dokter yang menangani, psikiater, psikolog maupun disiplin ilmu lain karena penyakit maag bisa terjadi bukan hanya karena terlambat makan tetapi juga dapat disebabkan karena tekanan emosi, beban pikiran atau pekerjaan” pungkasnya. (why)

Please follow and like us:
RSS
Facebook
Facebook
Instagram
Posted in Blog, Event by AdminRSJ

Leave a Comment