Tingkatkan Kemampuan Tenaga Kesehatan, RSJS Magelang Selenggarakan Pelatihan BTCLS

October 26, 2018

MAGELANG – 30 orang petugas kesehatan sangat antusias mengikuti pelatihan BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) di Gedung Aula Diklat RSJ Prof Dr Soerojo Magelang pada Rabu – Minggu (24-25/10). 30 peserta yang hadir berasal dari internal RSJS Magelang maupun tenaga kesehatan dari luar RSJS Magelang. Pelatihan BTCLS ini menghadirkan Pusdiklat PMI DIY sebagai trainer.

 

Pelatihan BTCLS ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan di bidang penanganan kedaruratan trauma dan jantung,  serta meningkatkan kemampuan dalam asuhan keperawatan pada klien dengan kegawatdaruratan di rumah sakit.

 

Secara berturut – turut trainer dari Pusdiklat PMI DIY menyampaikan materi Etik dan aspek legal keperawatan gawat darurat, Sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT), Konsep keperawatan gawat darurat, Bantuan hidup dasar, Penilaian awal (initial assessment), Penatalaksanaan pasien dengan gangguan pernafasan dan  jalan nafas (airway and breathing), Penatalaksanaan pasien akibat trauma : kepala dan spinal, thorak dan abdomen, musculoskeletal, dan luka bakar, Penatalaksanaan pasien dengan gangguan sirkulasi, Penatalaksanaan kegawatdaruratan kardiovaskuler, Interpretasi EKG 12 lead dan letal aritmia, Penatalaksanaan proses rujukan

 

Pergeseran visi di bidang kesehatan yang sebelumnya berorientasikan kepada aspek “kuratif” menuju ke aspek pelayanan kesehatan yang bersifat “prevention, promotion, and protection” (Paradigma Sehat). Hal tersebut harus di antisipasi dengan menyediakan tenaga kesehatan yang semakin profesional yang mempunyai kemampuan kognitif dan efektif atau psikomotor dalam bidang tertentu, misalnya di bidang emergency.

 

Kenyataan akhir – akhir ini menunjukkan bahwa penyakit cardiovasculer dan cedera pada kecelakaan kerja atau kecelakaan terutama kecelakaan lalu lintas telah semakin menonjol sebagai penyebab kematian di Indonesia (5,6 % pertahun). Kematian penderita gawat darurat akan terjadi dalam waktu singkat (4 – 6 menit). Disamping itu, karena ketidaktahuan dan ketidaktepatan serta kesalahan dalam memberikan pertolongan juga dapat mengakibatkan kematian atau kecacatan.

 

Melihat kecenderungan masalah tersebut, dimana masalah kesehatan (kegawatdaruratan) akan semakin menonjol bahkan akan menjadi salah satu masalah kesehatan yang bermakna di samping masih tingginya angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit infeksi, maka hal ini akan menuntut kemampuan yang semakin profesional di rumah sakit.

 

Please follow and like us:
RSS
Facebook
Facebook
Instagram
Posted in Blog, Event by Administrator RSJS

Leave a Comment