Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip : RSJS Magelang Musnahkan Arsip Inaktif

November 28, 2018

MAGELANG – Untuk kedua kalinya dalam sejarah, RSJS Magelang lakukan pemusnahan arsip inaktif pada Senin (26/11) dengan cara pembuburan dan didaur ulang menjadi kertas karton. Pemusnahan arsip dengan cara daur ulang ini lebih ramah lingkungan dan hasil dari daur ulangnya mempunyai nilai guna. Proses pemusnahan arsip dengan pembuburan ini dilaksanakan di UD Samak Jaya Karton Blabak Magelang dengan disaksikan oleh pihak Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemenkes RI, Pihak Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dan Pihak RSJS Magelang.

Pada tahun 2016 lalu RSJS Magelang telah melakukan pemusnahan arsip untuk pertama kalinya dan pada tahun 2018 ini dilakukan pemusnahan aktif untuk yang kedua kalinya. Pemusnahan arsip di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang pada tahun 2018 ini diawali proses pemindahan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit pengarsipan yang dilaksanakan September 2017 sampai dengan Februari 2018.

Proses selanjutnya yaitu dilakukan pemilahan dan pengelompokan arsip inaktif sesuai jadwal retensi arsip yang dilaksanakan pada Maret sampai dengan April 2018. Kemudian dilakukan penilaian arsip sesuai jadwal retensi arsip untuk dilakukan penyusutan, yang berlangsung selama bulan April 2018.

Setelah proses tersebut selasai, RSJS Magelang mengajukan permohonan ijin pemusnahan arsip sesuai Jadwal Retensi Arsip dan ketentuan yang berlaku, kepada Kemenkes RI dan ANRI Pusat., dilaksanakan pada Bulan Mei 2018 hingga terbit Surat Ijin Persetujuan Pemusnahan Arsip dari Kepala Arsip Nasional, Nomor KN.00.03/183/2018, tanggal 13 September 2018.

Dengan berdasar surat tersebut, RSJS Magelang menyerahkan arsip statis kepada Kemenkes RI dan ANRI Pusat, hingga pada ujungnya pemusnahan arsip dilaksanakn pada tanggal 26 November 2018. Pemusnahan arsip ini bertujuan untuk penghematan dan efisiensi, pendayagunaan arsip dinamis, memudahkan pengawasan, memudahkan pemeliharaan terhadap arsip yang masih diperlukan, penyelamatan bahan bukti kegiatan organisasi dan tindak lanjut dari gerakan sadar tertib arsip.

Seperti yang tercantum dalam UU No 43 Tahun 2009 dan PP No 28 Tahun 2012 yang menyebutkan bahwa penyusutan arsip adalah merupakan kegiatan pengurangan jumlah arsip dengan cara pemindahan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan, pemusnahan arsip dan penyerahan arsip statis kepada lembaga kearsipan. Sedangkan Pemusnahan arsip adalah kegiatan memusnahkan arsip yang tidak memiliki kegunaan dan telah melampui jangka waktu penyimpanan.

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 030 tahun 2012 tentang Jadwal Retensi Arsip Substantif Dan Fasilitatif Non Keuangan Dan Non Kepegawaian Di Lingkungan Kementerian Kesehatan, menyatakan bahwa penyusutan arsip dilakukan melalui kegiatan pengurangan/ pengendalian arsip dengan cara memindahkan arsip inaktif dari Unit Pengolah ke Unit Kearsipan Unit Utama / Unit Kearsipan Kementerian, memusnahkan arsip sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menyerahkan arsip statis dari Unit Kearsipan Kementerian Kesehatan ke Arsip Nasional. (why)


Subbag Hukum, Organisasi & Humas
RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang
Telp : 0293 363601, 363602 ekstensi 133
Fax : 0293 365183
Email : [email protected]
Website : www.rsjsoerojo.co.id

Posted in Blog, Event by Administrator RSJS

Leave a Comment