Cegah Under Coding dan Fraud, RSJS Magelang Adakan Workshop Coding

January 14, 2019

Magelang – Sejumlah 73 orang tengah serius mengikuti workshop coding yang diselenggarakan di Ruang Bhineka Tunggal Ika RSJ Prof Dr Soerojo Magelang pada Jumat (11/1). 73 peserta tersebut terdiri dari dokter, perwakilan Instalasi Rekam Medis, Instalasi Penjaminan Kesehatan, Verifikator Keuangan, dan Tim Pencegahan Fraud.

Dalam dua hari pelaksanaan workshop coding tersebut, para peserta mendapatkan pengetahuan dari Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Kemenkes RI sebagai narasumber. Dengan workshop ini diharapkan peserta dapat meningkatkan mutu pelayanan dengan memahami sistem casemix INA-CBGS berdasarkan ICD 10 dan ICD 9, menuliskan resume medis dengan lengkap sesuai dengan ICD 10 dan ICD 9, membatasi pelayanan kesehatan yang tidak diperlukan seperti berlebihan atau under use serta mempermudah administrasi klaim

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 76 tahun 2016 tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (INA-CBGs) sistem pembayaran penyelenggaraan sistem jaminan kesehatan nasional dengan sistem pembiayaan prospektif karena :
1. Dapat mengendalikan biaya kesehatan
2. Mendorong pelayanan kesehatan tetap bermutu sesuai standar
3. Membatasi pelayanan kesehatan yang tidak diperlukan, berlebihan atau under use.
4. Mempermudah administrasi klaim
5. Mendorong provider untuk melakukan cost containment

Di Indonesia sistem pembayaran dikenal dengan casemix (case base payment) dan sudah diterapkan sejak tahun 2008 pada program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Sistem Casemix adalah pengelompokan diagnosis dan prosedur yang mengacu pada ciri klinis yang mirip/sama dan biaya perawatan yang mirip/sama, pengelompokan dengan menggunakan sistem grouper. Dasar pengelompokan dalam INA-CBGs menggunakan sistem modifikasi dari diagnosis akhir dan tindakan/prosedur yang menjadi output pelayanan, dengan acuan ICD 10 untuk diagnosis dan ICD 9 untuk tindakan/prosedur.

Dalam implementasinya perlu kesepahaman mengenai ICD 10 dan ICD 9 antara koder rumah sakit dengan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan sehingga didapatkan koding yang sesuai dengan sistem INA-CBGs dan ICD 10 dan ICD 9. Apalagi dengan sistem Vedika yang mulai berlaku Januari 2018 sehingga rumah sakit perlu mempersiapkan diri dengan membekali para dokter dengan kemampuan menuliskan resume medis sesuai dengan ICD 10 dan ICD 9.

Pembiayaan kesehatan merupakan bagian yang penting dalam implementasi jaminan kesehatan nasional (JKN). Menurut Miller (2007) tujuan dari pembiayaan kesehatan adalah mendorong peningkatan mutu, layanan berorientasi pasien, mendorong efisiensi tidak memberikan reward kepada provider yang melakukan over treatment, under treatment maupun melakukan adverse event dan mendorong pelayanan tim. Dengan sistem pembayaran yang tepat diharapkan tujuan diatas dapat tercapai.

Subbag Hukum, Organisasi & Humas
RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang
Telp : 0293 363601, 363602 ekstensi 133
Fax : 0293 365183
Email : [email protected]
Website : www.rsjsoerojo.co.id

Posted in Blog, Event by Administrator RSJS

Leave a Comment