Year: 2020

December 11, 2020

MAGELANG – Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Pur) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) Radiologi Intervensi meresmikan Gedung Amarta RSJ Prof Dr Soerojo Magelang pada Jumat, (11/12). Rombongan menkes tiba di RSJS Magelang pukul 7.50 WIB dan disambut dengan tarian selamat datang yang dibawakan oleh para rehabilitan RSJS Magelang. Menkes yang didampingi oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan dan Direktur Utama RSJS Magelang, menandatangani prasasti peresmian Gedung Amarta RSJS Magelang. Gedung Amarta ini merupakan bangunan yang digunakan untuk pelayanan Kesehatan jiwa anak & remaja. Dalam arahannya, ia mengapresiasi atas kemajuan RSJS Magelang yang terus berinovasi terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Menteri Kesehatan juga bersyukur atas berdirinya Gedung Amarta yang sangat penting bagi pelayanan Kesehatan Jiwa Anak & Remaja. “Kesehatan Jiwa Anak & Remaja adalah aset SDM kita untuk menjadi SDM yang unggul di 2045 mendatang dan menjadi anak yang tangguh dikemudian hari”, lanjutnya. Menkes Terawan meminta agar RSJS Magelang dapat melengkapi alat kesehatannya berupa “MRI 3 Tesla” yang dapat digunakan sebagai al

Posted in Blog, Event by AdminRSJ
December 10, 2020

Perilaku sopan dan santun adalah perilaku yang dapat membuat kesan baik bagi orang lain dan diri sendiri. Dimanapun kita berada baik itu di rumah, sekolah, kantor dan lainnya dalam kehidupan sosial, sangatlah penting jika kita bisa berperilaku sopan dan santun. Oleh karena itu orang tua perlu mengajar anak-anak mereka agar bisa memiliki perilaku yang sopan, santun dan penuh rasa hormat pada orang lain. Anak-anak perlu diberikan pemahaman bahwa jika mereka mampu mempraktikkan perilaku yang sopan dan santun, berarti mereka telah menghargai dan mempertimbangkan perasaan orang lain. Setiap budaya dan individu mungkin memiliki aturan kesopanan/kesantunan yang berbeda, tetapi sesungguhnya ada satu aturan universal yang bisa dijadikan patokan standar tentang perilaku yang santun yaitu: lakukan perbuatan kepada orang lain hanya seperti yang Anda ingin mereka lakukan untuk Anda. Beberapa perilaku berikut ini penting untuk diajarkan kepada anak seiring perkembangan mereka menuju kedewasaan, yaitu: 1. Mengucapkan “tolong dan terimakasih” Dari usia 2 tahun sebenarnya anak sudah mula

Posted in Artikel by AdminRSJ
November 23, 2020

MAGELANG – Tim khusus yang terdiri dari 109 orang pegawai RSJ Prof Dr Soerojo Magelang dikerahkan untuk melayani pemeriksaan rapid kepada 2.097 orang jajaran penyelenggara pemilihan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang pada Rabu – Jumat (18-20/11). Rapid test yang dilaksanakan selama 3 hari ini dilakukan terhadap 2.097 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Petugas Ketertiban Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020. Jumlah tersebut terdiri dari 1.631 KPPS dan 466 orang Petugas Ketertiban atau linmas yang tersebar di 17 kelurahan yang ada di Kota Magelang. Pelaksanaan rapid test ini di lakukan di kantor kecamatan masing-masing, yakni Kecamatan Magelang Utara, Magelang Tengah, dan Magelang Selatan. Dalam satu hari, pemeriksaan rapid test ini rata – rata melayani 6 kelurahan. Secara keseluruhan pelaksanaannya, rapid test ini berjalan dengan lancar meski beberapa peserta rapid test mengalami pingsan karena phobia dengan jarum suntik. Namun dengan kesigapan dari tenaga Kesehatan RSJS Magelang yang berada

Posted in Blog, Event by AdminRSJ
November 17, 2020

MAGELANG – RSJ Prof Dr Soerojo Magelang menerima kunjungan rombongan RSJ Grhasia DIY dalam agenda studi banding pada Selasa (17/11) di Gedung Aula Diklat RSJS Magelang. Direktur RSJ Grhasia DIY Bersama rombongan diterima oleh dr. Ratna Dewi Pangestuti, Sp.KJ sebagai Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan & Penunjang. dr Ratna Dewi Pangestuti, Sp.KJ mengatakan bahwa kunjungan RSJ Grhasia ini dapat dikatakan sebagai agenda belajar bersama karena pelayanan itu sifatanya selalu berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dan regulasi yang berlaku. “Kita nanti bisa langsung diskusi dan melihat langsung pelaksanaan dilapangan”, imbuhnya. Studi banding ini bertujuan sebagai media pembelajaran mengenai pelayanan Trauma Healing dan Visum bagi RSJ Grhasia DIY. Selama ini pelayanan tersebut belum dimaksimalkan oleh RSJ Grhasia DIY sehingga untuk memberikan pelayanan tersebut kepada masyarakat diperlukan fasilitas yang memadai. Studi banding yang dilakukan di RSJS Magelang ini disamping untuk mempelajari sistem dan produk layanan, juga digunakan untuk mencari referensi desain bangunan yang digunakan untuk pelayanan tersebut.

Posted in Blog, Event by AdminRSJ
November 10, 2020

Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) atau dikenal juga dengan istilah ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah salah satu masalah psikiatri utama yang sering ditemukan pada anak. Gangguan ini dapat dijumpai dalam kehidupan sehari – hari, baik pada anak usia prasekolah, remaja, bahkan dewasa. Penelitian mengenai prevalensi GPPH di Indonesia masih sangat sedikit, sehingga sampai saat ini belum didapatkan angka pasti mengenai kejadian GPPH di Indonesia. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Saputro (2009) pada anak usia sekolah dasar di DKI Jakarta didapatkan angka prevalensi sekitar 26,2% mengalami GPPH, dengan prevalensi yang berbeda antara anak laki-laki (35,2%) dan anak perempuan (18,3%). Penelitian lain di Padang menunjukkan bahwa prevalensi GPPH sebesar 8%, dengan perbandingan pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan sebesar 2 : 1 (Dita et al., 2014). Anak dan remaja dengan GPPH menunjukkan gejala utama berupa: aktivitas yang berlebihan (hiperaktifitas), , tidak dapat memusatkan perhatian (inatensi), dan impulsif. Alasan dari mayoritas orang tua membawa anaknya berkonsultasi ke psikiater aka

Posted in Artikel by AdminRSJ
October 10, 2020

Menjadi remaja merupakan situasi yang sulit bagi beberapa orang, dan penyakit virus corona (COVID-19) yang mewabah saat ini telah membuatnya menjadi semakin sulit. Dengan adanya penutupan sekolah (school from home) dan berbagai acara yang dibatalkan, banyak remaja akhirnya harus kehilangan beberapa momen penting dalam kehidupan mudanya, di antaranya mengobrol dengan teman dan belajar bersama di kelas. Banyak remaja yang tidak siap menghadapi perubahan hidup demikian yang mungkin merasa cemas, sedih, marah, terisolasi dan kecewa. Berikut ini strategi perlindungan yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental remaja: 1. Ketahuilah bahwa kecemasan di masa pandemi ini merupakan hal yang wajar Jika penutupan sekolah dan berita utama tentang COVID-19 membuat remaja merasa cemas, maka hal itu memang sewajarnya harus mereka rasakan. Para ahli kesehatan jiwa telah lama menyadari bahwa kecemasan adalah fungsi normal dan sehat yang bertugas mengingatkan seseorang ak

Posted in Artikel by AdminRSJ
September 10, 2020

Beberapa bulan belakangan, kesibukan Ika bertambah. Ia harus mendampingi Sisil, anak semata wayangnya, belajar daring. Bahkan tak jarang, ia juga diminta membantu tetangga, atau orangtua murid yang lain untuk mengaplikasikan pembelajaran daring. Meskipun aplikasi yang digunakan untuk pembelajaran juga tergolong umum, seperti Whatsapp, word, dan pdf, namun masih ada orangtua siswa yang tak paham cara mengoperasikannya. Sisil bersekolah di sekolah negeri dekat rumah. Di lingkungan sekitarnya, masih ada beberapa orangtua siswa (juga siswa) yang tidak memiliki handphone untuk menunjang kegiatan pembelajaran daring ini sehingga merasa kebingungan. Setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah, beberapa siswa yang tidak memiliki handphone melakukan pembelajaran secara berkelompok, sehingga mereka melakukan aktivitas pembelajaran bersama, melalui videocall yang dihubungkan dengan guru yang bersangkutan, diberi pertanyaan satu persatu, hingga mengabsen melalui VoiceNote di WhatsApp. Materimaterinya pun diberikan dalam bentuk video yang berdurasi kurang dari 2 menit. Meski begitu, metode ini masih banyak dikeluhkan karena siswa merasa materinya kurang jelas, dan orangtua juga tidak paham. Bisa dibayangkan bukan, kebingungan seorang ibu rumah tangga yang biasanya menakar bumbu-bumbu di dapur, tiba-tiba harus menjelaskan kepada anaknya bagaimana cara menghitung volume jajaran genjang?

Posted in Artikel by AdminRSJ
August 7, 2020

MAGELANG-Kursi kosong jabatan struktural RSJ Prof Dr Soerojo Magelang akhirnya semuanya bertuan secara penuh seiring dilantiknya Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum pada Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Kesehatan RI Rabu, (5/8). Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI ini menjadi jawaban atas pertanyaan siapa pengisi kekosongan kursi direksi di RSJS Magelang. Sebelum pelantikan direksi, Kementerian Kesehatan RI telah melakukan pelantikan 19 orang yang menduduki jabatan Administrator dan Pengawas pada Senin, (18/5). Pelantikan pejabat eselon 3 & 4 tersebut untuk menduduki jabatan Kepala Bidang, Kepala Bagian, Kepala Seksi, dan Kepala Sub Bagian. Pelantikan ini dilakukan secara virtual oleh Kementerian Kesehatan RI dan diikuti serentak oleh Unit Pelaksana Teknis vertikal yang berada di seluruh Indonesia. Dengan pelantikan ini struktur organisasi RSJS Magelang juga turut berubah sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No 53 tahun 2019. 19 Orang yan

Posted in Blog, Event by AdminRSJ
August 6, 2020

“Saya teringat pada seorang wanita sepuh di lorong koridor, duduk bersama beberapa kucing. Dia sangat sedikit bicara. Dia nampak asyik berbagi sisa makanan dengan kucing – kucingnya. Memandangi mereka. Mendengarkan riuh suaranya. Membelainya. Ketika dirasa cukup, dia beranjak lalu memulai mengepel lantai. Ini berlangsung hampir setiap hari, sepanjang yang pernah saya lihat.” Kesan yang didapat dari cerita di atas, dinamakan pengalaman sensori. Pengalaman sensori adalah peristiwa sehari – hari yang dialami oleh setiap individu berkaitan dengan penggunaan fungsi sensori, atau fungsi indera. Dari pengalaman sensori tersebut, seseorang kemudian membentuk persepsi atau kesan. Dalam hal ini, persepsi adalah peristiwa individual yang sangat mungkin akan berbeda antara individu satu dengan yang lain. Begitupun pada lansia, contoh di atas melibatkan aktivitas sensori (taktil, audio, visual) yang mungkin cukup bermakna secara psikologis. Lansia dapat merasakan kenyamanan atau ketenangan, atau mungkin me-recall ingatan lama yang membahagiakan, dengan stimulus dari aktivitas sensori. Sensory modulation atau sensori modulasi adalah bagian dari kondisi manusia dan merupakan proses berkelanjutan yang sering kita perhatikan. Miller, Reisman, McIntosh & Simon (2001) mengacu pada sensori modulasi sebagai kemampuan untuk mengatur derajat, intensitas dan sifat tanggapan terhadap input sensoris

Posted in Artikel by AdminRSJ
July 22, 2020

Karakter didefinisikan secara berbeda oleh berbagai pihak. Sebagian menyebut karakter sebagai penilaian subjektif terhadap kualitas moral dan mental. Karakter mengacu pada serangkaian sikap, perilaku dan keterampilan. Begitu besar pengaruh karakter terhadap kehidupan seseorang sehingga pembentukan karakter harus dilakukan sejak usia dini agar anak terbiasa berperilaku positif. Kenapa di 1000 hari pertama? Karena pada masa ini merupakan masa sebagai pondasi utama di kehidupan manusia yang dapat dipengaruhi oleh pola pengasuhan di 1000 hari pertama. Dimuali sejak awal konsepsi atau selama 270 hari masa kehamilan serta 730 hari setelah lahir (hingga anak berusia 2 tahun). 1000 hari pertama kelahiran ini merupakan periode penting dalam pertumbuhan (penambahan BB, tinggi badan serta lingkar kepala) dan perkembangan anak (motorik kasar, halus, sosial emosional, interaksi sosial, serta kognitif). Pada periode ini perkembangan otak, pertumbuhan secara fisik dan mental terjadi begitu cepat. Oleh karena hal tersebut, butuh peranan keluarga (lingkungan sekitar anak) dalam memberikan pengasuhan yang tepat sehingga nantinya anak dapat mempunyai karakter yang baik. Peranan penting keluarga dalam membentuk karakter anak, diantaranya:

Posted in Artikel by AdminRSJ