Kiat-Kiat Menjaga Kesehatan Mental Anak

June 10, 2021

Selain kesehatan Fisik, kesehatan mental anak juga tidak boleh luput dari perhatian. Karena kesehatan mental sangat berpengaruh bagi kehidupan social dan perkembangan emosi. Mari kita simak cara menjaga kesehatan mental anak disini.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) 1 dari 5 anak mengalami gangguan mental. Gangguan mental bisa bermacam-macam bentuknya, misalnya ADHD, gangguan perilaku, kecemasan, depresi, hingga sindrom Tourette, oleh karena itu gejala yang terjadi juga berbeda-beda.

Anak bisa memiliki hubungan yang tidak baik dengan keluarga atau temannya, mengalami penurunan prestasi di Sekolah, mengalami gangguan tidur atau keluhan fisik yang tidak jelas asalnya, berperilaku agresif, merasa terus menerus bersedih dan tertekan, sering menyakiti diri sendiri, atau bahkan berpikiran bunuh diri.

Berikut ini merupakan kiat-kiat yang tepat untuk menjaga kesehatan mental anak agar si kecil bisa memiliki kehidupan sosial dan emosional yang baik:

  1. Bangun kepercayaan anak terhadap orang tua.

Kunci utama dalam menjaga kesehatan mental anak adalah dengan membangun kepercayaan anak terhadap orangtua. Hal ini penting dilakukan agar anak merasa berada diposisi yang aman dan memiliki tempat untuk bersandar dan berkeluh kesah, sehingga tidak tumbuh menjadi pribadi yang insecure. Salah satu cara untuk membangun kepercayaan antara si kecil adalah dengan selalu menepati janji. Selain itu juga, berikan juga kenyamanan saat si kecil sedang ada masalah yang membuat merasa sedih atau cemas. Beri ia pelukan dan katakan kepadanya bahwa apapun yang terjadi akan selalu ada disampingnya.

2. Bina hubungan yang baik dengan anak

Hubungan yang baik antara anak dan orangtua dapat mencegah anak mengalami gangguan mental. Salah satu cara menjalin hubungan yang baik dengan anak adalah dengan komunikasi yang baik. Hindari mengucapkan kalimat yang menyakitkan hati dan tidak konstruktif. Selain itu lakukan aktivitas bersama yang menyenangkan, seperti membaca buku, menggambar, mewarnai, atau bermain. Kegiatan ini akan mempererat hubungan dengan si kecil. Si kecil juga perlu menjalin hubungan baik dengan anggota keluarga yang lain, mulai dari kakak, adik, kakek atau neneknya. Berikan juga waktu untuk bisamenjalin hubungan dengan teman sebaya.

3. Tingkatkan rasa percaya diri anak

Anak yang percaya diri cenderung dapat melakukan  banyak hal dengan kemampuan sendiri, selalu berfikir positif, dan memiliki kebanggaan atas dirinya sendiri, hal-hal ini merupakan komponen dari mental yang sehat. Agar si kecil bisa percaya diri, berikan ia kesempatan untuk melakukan banyal hal dan jangan mudah melarangnya untuk bereksplorasi. Hanya perlu memberikan arahan, dukungan dan mengingatkan ketika ia salah. Selain itu, berikan pujian atas usahanya ketika si kecil melakukan sesuatu, entah itu berhasil atau tidak, namun pastikan pujian tetap realistis dan tidak berlebihan.

4. Ajarkan Anak untuk meredakan stres

Anda perlu memahami bahwa stres adalah hal yang normal terjadi, termasuk pada anak-anak. Si kecil bisa saja stres akibat banyak PR disekolah atau berselisih paham dengan temannya. Perlu mengajari cara meredakan stres agar kedepannya ia mampu menghadapi permasalahan yang terjadi pada dirinya. Sadarilah ketika si kecil terlihat stres dan ajak ia untuk berhenti memikirkan masalahnya sejenak. Tanyakan hal apa yang kira-kira bisa membuatnya merasa lebih baik. Ajarkan kepadanya bahwa hal ini penting untuk dilakukan, karena untuk memecahkan masalah dengan efektif, diperlukan pikiran yang tenang.

5. Biasakan anak dengan pola hidup sehat

Fisik yang sehat juga akan menyehatkan mental. Pastikan si kecil selalu menerapkan pola hidup yang sehat agar kesehatan mentalnya tetap terjaga. Berikan si kecil makanan bergizi setiap hari, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan makanan berprotein. Ajak si kecil untuk aktif bergerak dengan rutin berolahraga. Si kecil bebas memilih olahraga apapun yang ia suka, tetapi harus juga memastikan olahraga yang dilakukan sesuai dengan usianya. Selain itu, pastikan juga si kecil mendapatkan tidur yang cukup.

Kesehatan mental yang baik akan membuat anak lebih bahagia dan sehat. Selain itu anak juga mampu membangun hubungan yang baik dengan orang lain, menyerap pelajaran dengan baik, dan mampu bangkit ketika diterpa masalah, sehingga ia bisa tumbuh sebagai remaja yang stabil. Jika ada kesulitan, bisa menghubungi dan minta bantuan psikolog atau psikiater.

 

Referensi:

Dari berbagai sumber

 

Penulis:

Relawati,S.Kep,.Ns

Posted in Artikel by AdminRSJ

Leave a Comment