Sikat Gigi Saja Tidak Cukup Lho!!

July 9, 2021

Kesehatan gigi dan mulut itu penting sekali, oleh karena itu kita harus selalu menjaganya. Tahukah bahwa dengan selalu menjaga kesehatan gigi dan mulut berarti dapat juga menjaga tubuh terhindar dari berbagai penyakit dan infeksi. Rongga mulut merupakan salah satu pintu masuk bakteri penyebab penyakit ke bagian tubuh lainnya, baik aerob maupun anaerob. Bakteri pada rongga mulut ternyata dapat menyebar melalui aliran darah,yang disebut dengan bacteremia.

Merawat kesehatan gigi dan mulut sebaiknya dimulai sejak dini , memasuki usia 2 tahun anak sudah bisa diajari cara sikat sendiri dengan sikat gigi maupun pasta gigi sesuai untuk anak – anak. Memasuki usia 2 tahun, anak mulai bisa diajarkan menyikat gigi sendiri dengan pasta gigi khusus anak-anak, termasuk cara meludahkan sisa busa pasta gigi. Di atas usia 6 tahun, anak sudah boleh belajar cara berkumur menggunakan mouthwash yang disesuaikan dengan anjuran dokter gigi. Sambil tetap diawasi dan dipastikan agar tidak tertelan.

Cara-cara untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan benar, sehingga terhindar dari berbagai gangguan gigi dan mulut yang dapat muncul akibat penumpukan plak, yang jika dibiarkan dapat merusak jaringan gigi, gusi, dan area di sekitarnya, bahkan berisiko terinfeksi. Menyikat gigi merupakan cara menjaga kebersihan dan kesehatan mulut. Selain menyikat gigi, menggunakan mouthwash dapat membantu mengurangi timbulnya plak.

Selama ini masih banyak orang yang hanya fokus pada gigi ketika membersihkan mulut. Pada kenyataannya, bagian-bagian mulut yang lain seperti lidah dan sela-sela gigi juga harus dibersihkan untuk menghindari terjadinya plak.

Berikut ini beberapa cara membersihkan gigi dan mulut yang wajib di ketahui:

1. Menyikat gigi 2 kali sehari

Membiasakan menyikat gigi minimal dua kali setiap hari, dengan waktu yang benar setelah sarapan dan sebelum tidur malam . Tujuannya adalah untuk membersihkan rongga mulut dari sisa makanan, kuman, serta timbunan plak yang mulai muncul. Selain itu dapat juga dibantu untuk membersihkan gigi dengan dental floss / benang gigi.

2. Memilih sikat gigi yang benar

Pilihlah sikat gigi yang sesuai ,untuk anak pilih sikat gigi yang kecil baik tankai maupun kepala sikatnya,sehigga mudah dipegang dan tidak merusak gusi.Bulu sikat janagn terlalu kaku /terlalu lembut dan terlalu jarang,pilih bulu sikat yang cukup lembut tapicukup kuat untuk melepas kotoran dan juga tidak merusak gigi.Ujung kepala sikat menyempit sehingga mudah menjngkaunya seluruh bagian. Ujung sikat gigi dan ujung bulusikat sedekat mungkin ,karena jika tidak ujung gigi sudah mentok ke bagian belakang tapi bulu sikat tidak kena gigi, jadi ada bagain gigi yang tidak tersikat,biasanya gigi geraham bungsu. Pilihlah juga sikat gigi yang gagang yang nyaman sehingga saat sikat gigi dilakukan benar tidak melukai gusi.

3. Menggunakan produk mengandung flouride

Fluoride berperan dalam melawan kuman yang berpotensi membuat gigi menjadi busuk. Zat ini juga memberi perlindungan pada gigi dari ancaman kerusakan. Pilihlah pasta gigi yang mengandung fluoride agar gigi kita terjaga kesehatannya.

4. Memperhatikan cara sikat gigi yang benar

Terkadang kita merasa sudah rajin menyikat gigi , tapi kenapa masih saja gigi kita ber masalah bahkan masih muncul bau mulut ternyata karena kita tidak menggunakan  cara menyikat gigi yang benar. Buat gerakan melingkar pada saat menyikat gigi untuk melepaskan lapisan plak yang menempel. Tidak perlu tergesa-gesa agar hasilnya maksimal. Yang perlu Anda ketahui, tidak menyikat gigi dengan benar sama saja Anda tidak pernah menyikat gigi.

5. Memanfaatkan mouthwash / cairan kumur

Mouthwash akan membersihkan area mulut yang sulit dijangkau saat menyikat gigi, seperti gusi dan sela-sela gigi karena sikat gigi hanya membersihkan 25% dari mulutmu. Selain itu, mouthwash juga mengurangi keasaman dan jumlah kuman di rongga mulut, bahkan membantu remineralisasi gigi.  Namun,  mouthwash memang tidak boleh digunakan oleh anak berusia di bawah enam tahun. Meski bagi anak di atas usia tersebut, mouthwash dapat membantu membersihkan gigi secara maksimal.

Pilihlah mouthwash sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan kita. Dalam menggunakan mouthwash, perhatikan juga takaran dan cara penggunaan,selama ini ada tiga jenis mouthwash, yaitu:

  • Mouthwash untuk napas segar Mouthwash dapat membuat napas menjadi segar dalam seketika. Mouthwash ini memang dapat melawan sebagian jenis bakteri, tapi bakteri lain bisa tumbuh kembali dalam waktu singkat.
  • Mouthwash yang mengandung flouride Mouthwash yang mengandung fluoride memiliki dua keuntungan. Pertama, sifat mouthwash yang bisa menjangkau seluruh rongga mulut berikut sela-sela gigi dan gusi. Kedua, mouthwash yang mengandung fluoride bersifat menguatkan enamel yaitu lapisan terdepan pada gigi, sehingga membantu mencegah masalah yang menyebabkan kerusakan gigi.
  • Mouthwash anti plak dan anti radang gusiMouthwash jenis ini dapat melawan beragam bakteri merugikan yang menyebabkan sekaligus mencegah radang gusi atau gingivitis, sekaligus meningkatkan kesehatan mulut dan gigi.

6. Periksa gigi secara teratur

Memeriksakan gigi ke dokter gigi atau fasilitas kesehatan gigi mulut terdekat secara teratur yaitu setiap 6 bulan, dapat membantu mencegah kerusakan gigi. Kalau pun ternyata mulai terjadi kerusakan gigi, kita akan mendapatkan perawatan lebih dini, sehingga masalah gigi tidak sampai parah.

Menjaga kebersihan rongga mulut yang baik merupakan upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut karena tanpa kebersihan mulut yang tepat, bakteri juga dapat mencapai tingkat yang menyebabkan infeksi mulut,seperti penyakit gusi dan kerusakan gigi. Jika diketahui teori fokal infeksi menyebutkan bahwa infeksi pada rongga mulut dapat menyebababkan terjadinya penyakit sistemik,yaitu penyakit diabetes mellitus, aterosklerosis dan penyakit kardiovaskuler.

Selain menyikat gigi, juga tetap dilanjutkan dengan penggunaan mouthwash secara rutin dan teratur untuk kesehatan gigi yang maksimal dan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal dalam jangka panjang, kita juga menghindari mengonsumsi minuman beralkohol, bersoda, batasi minuman berkafein, dan terlebih menghindari merokok.

Gigi terawat, tubuh kita sehat, pergaulan pun jadi semakin menyenangkan bisa tertawa bebas saat berkumpul dengan teman,saudara dan orang lain tanpa takut bau mulut.

 

 

Oleh :

drg. Rina Kusumawati

Posted in Artikel by AdminRSJ

Leave a Comment