Category: Artikel

January 25, 2019

alam rangka menyambut Hari Gizi Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 Januari Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan untuk tahun 2019 menetapkan tema “Membangun Gizi menuju bangsa sehat berprestasi. Slogan hari Gizi 2019 adalah “ Gizi Seimbang, Prestasi Gemilang” yang dapat dipakai sebagai pedoman konsumsi sehari-hari dalam memenuhi gizi seimbang . Selama ini dikenal istilah “4 sehat 5 sempurna” yang dikenal luas oleh masyarakat sejak tahun 1950 an yang dipopulerkan oleh Bapak Gizi Indonesia Prof Poerwo Soedarmo. Dengan adanya perkembangan ilmu gizi, slogan “4 sehat 5 sempurna” dirasakan kurang mewakili gizi seimbang. Karena slogan tersebut baru menyebutkan dari segi jenis makanannya saja, belum secara khusus menyebutkan jumlah yang harus dikonsumsi dari masing-masing bahan makanan. Agar tema : “ Gizi Seimbang, Prestasi Gemilang” mudah difahami dan mudah diingat oleh masyarakat serta diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka bisa kita gambarkan dalam “ Isi Piringku “ berikut ini. KOMPOSISI ISI PIRINGKU Makanan pokok

  • Makanan pokok adalah semua bahan makanan yang mengandung karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber
  • Macam makanan pokok ini beragam, dipengaruhi oleh ketersediaan, letak geografis dan Pada umumnya dari golongan serealia/ biji-bijian, umbi-umbian dan olahannya.
  • Dalam diagram isi piringku, makanan poko

Posted in Artikel, Blog by AdminRSJ
December 21, 2018

oleh : Dra. Sri Wahyu Andayani,Psikolog RS Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang

  • Definisi Attachment

Attachment (kelekatan) antara orangtua-anak dapat dideskripsikan sebagai ikatan kasih sayang antara orangtua dan anak, bersifat unik dan abadi. Teori kelekatan ini didasari oleh ide bahwa terdapat perbedaan individu dalam bagaimana bayi terikat secara emosional terhadap pengasuh utamanya (orangtua) dan bagaimana pengalaman ikatan kasih sayang ini mempengaruhi perkembangan bayi di masa depan dalam aspek sosial, kognitif, dan emosional. Daripada membahas anak lekat dengan orangtuanya atau tidak, penelitian dan teori lebih berfokus pada kualitas hubungan antara orangtua dan anak. Kelekatan (attachment) sedikit berbeda dengan ikatan (bonding). Istilah ikatan (bonding) merujuk kepada ikatan antara anak dan orangtua yang berkembang pada jam-jam pertama di kehidupan anak (Appleyard dan Berlin, 2007; Winston & Chicot, 2016). Kelekatan biasanya mulai berkembang sejak tahun pertama kehidupan anak, me

Posted in Artikel by Administrator RSJS
August 31, 2018

Proses menua dan menjadi lanjut usia (Lansia) merupakan proses alami yang disertai dengan penurunan kondisi fisik, psikologis, dan sosial serta saling berinteraksi satu sama lain. Proses menjadi lanjut usia tidak dapat dihindari. Bagi setiap orang yang sedang mengalami proses perkembangan menjadi lansia perlu memahami segala perubahan yang terjadi. Kesehatan jiwa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam proses penuaan. Bagi sebagian orang, menjadi lansia adalah salah satu hal yang tidak diinginkan. Keadaan tersebut tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik tetapi juga kesehatan jiwa lansia. Masalah kesehatan jiwa pada lansia : STRES Proses menjadi lansia merupakan proses perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat memicu terjadinya stres. Stres pada lansia dapat disebabkan oleh:

  1. Kondisi fisik yang mulai menurun
  2. Kondisi psikologis, seperti adanya ketakutan (takut merepotkan anak, takut ditinggalkan pasangan, takut tidak tidak diberdayakan lagi, dan lain – lain), dan cara pandang yang sempit tentang perubahan hidup.
  3. Keluarga yang kurang perhat

Posted in Artikel, Event by Administrator RSJS
August 2, 2018

Lanjut usia merupakan bagian dari proses kehidupan yang tidak dapat dihindari dan akan dialami oleh setiap manusia. Pada tahap ini manusia mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun mental, dimana terjadi kemunduran dalam berbagai fungsi dan kemampuan yang pernah dimilikinya. Lanjut Usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Sebagai dampak keberhasilan pembangunan kesehatan di Indonesia salah satunya adalah meningkatnya angka harapan hidup di Indonesia sehingga populasi lansia juga meningkat. Berdasarkan data Biro Pusat Statistik tahun 2014, umur Harapan Hidup (UHH) di Indonesia untuk wanita adalah 73 tahun dan untuk pria adalah 69 tahun. Menurut Bureau of the Cencus USA (1993), Indonesia pada tahun 1990-2025 akan mempunyai kenaikan jumlah lanjut usia sebesar 414%. Pasien lanjut usia mempunyai ciri-ciri: memiliki beberapa penyakit kronis/menahun, gejala penyakitnya tidak khas, fungsi organ yang menurun, tingkat kemandirian berkurang, sering disertai masalah nutrisi, karena alasan tersebut perawatan pasien geriatri berbeda dengan pasien yang lain. Masalah-masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia

Posted in Artikel by AdminRSJ
July 13, 2018

Rehabilitasi adalah proses pemulihan pada ketergantungan penyalahgunaan narkoba (pecandu) secara komprehensif, meliputi aspek biopsikososial dan spiritual sehingga memerlukan waktu lama, kemauan keras, kesabaran, konsistensi, dan pembelajaran terus-menerus. Artinya, mereka diberi kesempatan mengembalikan kesadaran untuk berubah dan dapat membangun kualitas hidup yang lebih baik. Saat ini di berbagai media yang membahas tentang narkoba menuliskan tentang Indonesia darurat narkoba. Supply narkoba atau napza dari luar negeri melalui pasar gelap seolah-olah sangatlah sulit dibendung. Di sisi lain, penanganan korban penyalahguna napza dihadapkan pada keterbatasan penyediaan fasilitas rehabilitasi penyalahguna napza, baik rawat jalan maupun rawat inap. Padahal aturan pemerintah saat ini menyatakan bahwa penyalahguna zat hendaknya direhabilitasi. Rehabilitasi adalah proses pemulihan pada ketergantungan penyalahgunaan narkoba (pecandu) secara komprehensif, meliputi aspek biopsikososial dan spiritual sehingga memerlukan waktu lama, kemauan keras, kesabaran, konsistensi, dan pembelajaran terus-menerus. Sebelum masuk ke rehabilitasi maka klien penyalahguna zat m

Posted in Artikel, Blog by AdminRSJ
June 8, 2018

Saat Anda buang air kecil, Anda memiliki kesempatan untuk belajar tentang tubuh Anda. Urin merupakan aliran sisa yang diekskresikan ginjal dan dikeluarkan setiap hari. Biasanya cairan urin memiliki warna yang beragam mulai dari warna putih bening sampai berwarna kuning. Zat yang berguna bagi tubuh akan di proses dan untuk zat yang dianggap tidak berguna akan dibuang dalam bentuk urin, feses dan juga keringat. Namun ada saatnya tubuh tidak melakukan hal demikian, dalam kasus tertentu, tubuh justru akan membuang zat baik yang terkandung oleh makanan seperti protein, zat besi dan sebagianya. Jika sampai ini terjadi zat baik tersebut akan ikut terbuang bersama dengan feses atau urine. Dan dari situlah akhirnya yang membuat wana urine atau bentuk feses menjadi tidak seperti biasanya atau tidak normal. Hal ini menjadi pertanda bahwa sebenarnya tubuh sedang mengalami suatu gangguan. Warna urin yang dihasilkan ternyata memiliki fungsi untuk mendeteksi masalah kesehatan. Para ahli di Cleveland Clinic di Ohio menciptakan gambar diagram untuk mengilustrasikan warna air seni yang normal dan tidak. Warna yang terdapat pada diagram ini bervariasi mulai dari transparan, kuning, pink, yang dapat mengindikasikan kesehatan seseorang. Dalam diagram tersebut dikatakan, jika urine tidak berwarna, kemungkinan orang tersebut terlalu banyak minum. Mereka mungkin harus mengurangi jumlah air yang dikons

Posted in Artikel, Blog by AdminRSJ
May 28, 2018

Kesehatan Jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya (Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa). Sehingga diperlukan suatu upaya kesehatan jiwa yang menurut UU RI No. 18 tahun 2014 merupakan setiap kegiatan untuk mewujudkan derajat kesehatan jiwa yang optimal bagi setiap individu, keluarga, dan masyarakat dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang diselenggarakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau masyarakat. Rehabilitasi Psikososial adalah suatu proses yang memfasilitasi kesempatan bagi orang-orang yang mengalami kelemahan, ketidakmampuan, dan keterbatasan akibat gangguan jiwa, untuk mencapai fungsi yang optimal di dalam komunitas (World Association for Psychosocial Rehabilitation & World Health Organization, 1996). Dalam hal upaya rehabilitatif ini, Rumah Sakit Jiwa Pusat Prof. Dr. Soerojo Magelang melalui Instalasi Rehabilitasi Psikososial membuat produk pelayanan baru di awal 2018 ini yaitu One Day Care atau lebih sering kita dengar dengan singkatan ODC. ODC didukung oleh sistem pembiayaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sesu

Posted in Artikel, Blog by AdminRSJ
April 20, 2018

Perilaku manusia merupakan hasil dari proses yang sistematis yang terjadi di dalam diri manusia. Mulai dari saat merespon stimulus yang diterima pertama kali melalui panca indra, kemudian proses pikir dan keterlibatan aspek emosi. Emosi yang timbul bisa positif ataupun negatif, yang mana keduanya berdampak langsung pada kondisi psikologis dan fisik kita yang nampak pada perilaku. Lalu apa yang akan terjadi jika emosi negatif lebih dominan dalam diri manusia? Tentu perilaku kita juga akan negatif. Walaupun merubah pola pikir dan perasaan bukanlah hal yang mudah, tapi kita perlu memahami bagaimana cara mengelola atau mengenali emosi kita. Mengenali Emosi Negatif 1. Temukan akar dari emosi negatif Anda, bertubuh gemuk. Suatu kali, teman Anda mengejek Anda gemuk. Apa yang Anda rasakan? Bisa jadi saat itu Anda marah, atau diam dan bersedih. Dan pertanyaannya adalah mengapa Anda marah atau bersedih? Mari kita lihat pengalaman hidup anda; Apakah keluarga Anda berespon yang sama saat menghadapi situasi yang Anda alami saat ini? Atau ada kejadian yang melibatkan orang gem

Posted in Artikel, Blog by AdminRSJ
March 13, 2018

Di Indonesia, perkembangan pengguna games online untuk dewasa menjadi meningkat berkisar 24% dari populasi. Sedangkan Bakker menyatakan bahwa pecandu game berusia rata-rata antara 13-30 tahun dan 80%-nya berusia 13-25 tahun. Addiction biasanya meliputi alkohol ataupun substance. Namun kini addiction terdistorsi dapat meliputi gambling, internet, hingga video dan online games (dalam Siregar, 2013) . Presentasi ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bermain game yang pada awalnya hanya untuk mengisi waktu luang, menghilangkan rasa stress atau tertekan, atau sebagai wadah untuk berkumpul dan berkenalan dengan orang-orang baru, hingga kini berkembang mewarnai maraknya kompetisi game online yang diperlombakan, menjadi sebuah batasan yang tipis antara kebutuhan akan rekreasi atau kesenangan, dengan merasa terobsesi, hingga disebut kecanduan bermain game. Kenali tanda-tandanya. Istilah Kecanduan (adiksi) awalnya hanya digunakan untuk ketergantungan Napza (Narkotik, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya). Namun akhir-akhir ini digunakan untuk mas

Posted in Artikel, Blog by AdminRSJ
February 26, 2018

Untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik, pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Kesehatan RI secara khusus telah mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). GERMAS merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. GERMAS mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup sehat, agar mampu mengubah kebiasaan-kebiasaan atau perilaku tidak sehat. Kegiatan utama yang dilakukan dalam rangka Germas adalah : peningkatan aktivitas fisik, peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan edukasi hidup sehat. Pelaksanaan GERMAS harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian. Untuk tahun 2017, fokus Germas adalah melakukan aktifitas fisik, konsumsi sayur dan buah serta memeriksa kesehatan secara berkala. Pada tahap awal, GERMAS secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu : melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, mengonsumsi buah dan sayur, dan memeriksakan kesehatan secara rutin. 5